February 20, 2026

Peminat Calon Direksi PT GNE Lampaui Ekspektasi Tim Pansel

Tim pansel Direksi PT GNE masing masing Prof Riduan Mas'ud (kiri), Lalu Aksar Ansori (tengah) dan Anas Amrullah (kanan) saat jumpa pers, Kamis sore 19 Februari 2026 di kantoe PT GNE, Sandubaya Mataram. Foto: RRI/Ahmad Yani)

RRI.CO.ID, Mataram – Panitia Seleksi (Pansel) Direksi BUMD PT Gerbang NTB Emas (PT GNE) memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan profesional dan hasilnya akan diserahkan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) untuk diputuskan.

Lalu Aksar Ansori, salah satu anggota pansel menegaskan bahwa seleksi direksi tidak bisa dipandang hanya pada tahapan pengumuman 8–10 Februari 2026, melainkan bagian dari rangkaian agenda besar perusahaan.

“Seleksi ini tidak bisa dilihat sepotong-sepotong. Ini bagian dari agenda besar perusahaan, termasuk pelaksanaan RUPS yang akan menetapkan direksi definitif, bulan Maret mendatang,” ujarnya, dalam jumpa persnya, Kamis 19 Februari 2026.

Jumpa pers yang digelar di kantor GNE tersebut, juga di hadiri anggota pansel yang lain masing masing H Anas Amrullah dan Prof Riduan Mas’ud.

Aksar menjelaskan, pengisian jabatan direksi definitif menjadi kebutuhan mendesak. Saat ini, posisi Direktur Utama, Direktur Keuangan, dan Direktur Operasional masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena kewenangan Plt terbatas dalam mengambil keputusan strategis.

“Kalau terlalu lama dibiarkan, justru akan menambah persoalan. Apalagi PT GNE sedang menghadapi sejumlah tantangan, termasuk persoalan likuiditas dan kewajiban lainnya,” katanya.

Menurut Aksar, sejak Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), Gubernur NTB menunjukkan keseriusan dalam membenahi perusahaan daerah tersebut. Salah satunya dengan memimpin langsung RUPS dan menyetujui penyertaan modal sebesar Rp8 miliar untuk penguatan perusahaan.

Sementara itu, Anas Amrullah tim pansel dari kalangan internal menambahkan, komposisi pansel terdiri dari unsur pemerintah, pakar ekonomi, akademisi, serta perwakilan internal perusahaan. Keterlibatan internal dinilai penting untuk memastikan kesesuaian kompetensi calon dengan kebutuhan riil perusahaan.

“Pesan Gubernur jelas, pilihkan direksi yang mampu membawa GNE menjadi sehat. Tidak ada intervensi atau titipan. Proses ini murni profesional,” katanya dengan tegas.

Ia menyebut jumlah pendaftar di luar ekspektasi pansel. Dari 15 orang yang mendaftar, 12 diantaranya lolos sampai tahapan akhir. Para kandidat berasal dari beragam latar belakang profesional, mulai dari sektor perbankan, korporasi besar, hingga manufaktur.

“Ada yang berpengalaman di perbankan untuk memperkuat aspek finansial, ada dari korporasi besar level nasional, juga profesional NTB yang berkarier di luar daerah. Ini menunjukkan minat yang tinggi dari kalangan profesional,” ujarnya.

Anas mengatakan, seluruh hasil seleksi akan diserahkan kepada Gubernur sebagai PSP untuk menentukan direksi terpilih.

“Pansel hanya bekerja menyeleksi sesuai mekanisme dan kriteria yang ditetapkan. Keputusan akhir ada di tangan Gubernur selaku pemegang saham pengendali,” kata Anas.

Ia optimistis kandidat yang tersaring memiliki kapasitas untuk membawa PT GNE lebih sehat dan profesional ke depan. Targetnya, direksi definitif dapat ditetapkan melalui RUPS yang direncanakan pada Maret 2026, sehingga perusahaan bisa segera bergerak lebih optimal sebagai BUMD strategis milik Pemerintah Provinsi NTB. (RRI)

Sumber: https://rri.co.id/mataram/ekonomi/bisnis/2196824/peminat-calon-direksi-pt-gne-lampaui-ekspektasi-tim-pansel?nocache=true

Berita Terbaru

February 20, 2026

RRI.CO.ID, Mataram – Panitia Seleksi (Pansel) Direksi BUMD PT Gerbang NTB Emas (PT GNE) memastikan

January 28, 2026

LombokPost – PT Gerbang NTB Emas (GNE) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

January 7, 2026

Mataram, 07 Januari 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan,

November 15, 2025

Mataram (NTBSatu) – Kinerja PT Gerbang NTB Emas (GNE) mulai menunjukkan tren positif. Meski belum

PT. Gerbang NTB Emas (PERSERODA)